Posting Balesan 
 
Reting Dopokan:
  • 0 meon suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
28-02-2012, 10:56 PM
Posting: #11
RE: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
Internet lemot jg krn kebiasaan buruk wong indonesia, nduwe hape luwih saka siji, dadi ora usah mengeluh lah, kadang masyarakat indonesia suka mengeluh padahal krn kesalahan sendiri wouow
Misale ngeluh banjir, bisane pada mbuang sampah sembarangan, ora merawat tanaman dll
stop memaki pmemerintah, pengen negara ini maju mulai dari diri kita sendiri aja Josss

Dolan maring website pengguna kiye Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
29-02-2012, 09:38 AM (Postingan kiye terakhir diubah : 29-02-2012 09:39 AM daning Trojan Horse. Edit Reason: )
Posting: #12
RE: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
Pada geger apa! arip Nyong Awit Mbiyen nganggo SmarPreet Biasa2 aja tuh, Dong Lagi Kumat ya Lemooot, Tapi Dong Lagi Waras Yaa Banteer! i Hate SLow! Ngetik
Aku Sudah Cocok dengan SmarPreet! KaLo Kamuuu..?? Ngopi
Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
20-01-2013, 11:53 AM
Posting: #13
RE: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
(27-02-2012 09:16 AM)ibnu19 Tulis:  [Gambar: 1734339620X310.JPG]

Kutip:JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mempertanyakan mengapa koneksi jaringan telekomunikasi lambat. Operator harus waspada.

Hal itu disampaikannya saat membuka Diskusi ICT For All di Aula Pangeran Kuningan Grha Citra Caraka Telkom, Selasa (22/2/2012).

"Kenapa koneksi jaringan kita lemot? Karena pertumbuhan jumlah pengguna telepon selulernya melebihi jumlah infrastruktur. Ini yang harus diwaspadai oleh operator," katanya.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna seluler di Indonesia naik begitu cepat. Bahkan tidak sebanding dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur internet di tanah air.

"Saat ini rasio jumlah telepon seluler dengan jumlah penduduk di DKI Jakarta mencapai 1,8. Jadi rata-rata penduduk Jakarta memiliki dua telepon seluler," kata Tifatul saat memberikan sambutan di

Bahkan, sudah menjadi tren di masyarakat Jakarta untuk membawa telepon seluler lebih dari satu, baik yang mendukung koneksi jaringan GSM, maupun CDMA.

Dengan pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler di tanah air yang semakin cepat, Tifatul meminta kepada para operator untuk meningkatkan kapasitas jaringan yang dimiliki.

Ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler dan pertumbuhan infrastruktur akan menyebabkan koneksi jaringan menjadi lambat.

Sekadar catatan, jumlah pengguna telepon seluler di tanah air dari tahun ke tahun naik begitu cepat, mulai dari dua juta penggguna, 10 juta pengguna, 20 juta pengguna, hingga 45 juta pengguna di akhir tahun lalu.

Sementara pertumbuhan infrastruktur jaringan tidak bisa naik secara eksponensial seperti pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler.

Bisnis IT meningkat

Hingga akhir 2011 lalu, bisnis IT menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi yang cukup besar bagi Indonesia. Bagaimana tidak, pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 6,5 persen, industri ICT di Indonesia justru tumbuh 13,2 persen.

"Ini berarti industri ICT bisa tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Potensinya begitu besar," kata Tifatul.

Mengutip riset dari Bank Dunia tahun 2009, sekitar 10 persen penetrasi broadband di suatu wilayah akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 1,38 persen.

Sementara investasi IT di suatu negara yang mencapai 1 persen, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3 persen.

"Dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan bisnis ICT yang positif itu, wajar saja negara kita banyak dilirik oleh bangsa lain, bahkan operatornya," jelasnya.

Saat ini, Saudi Telecom Company sudah masuk ke Axis, Qatar Telecom masuk ke Indosat dan Axiata Malaysia masuk ke XL.

"Tidak hanya warga negara kita yang merantau menjadi TKI di luar negeri. Tapi mereka juga mencari makan di sini, tapi melalui operator itu," jelasnya.

sumber

komen nang sumber artikele gawe Guling-Guling

Kutip:Bupunsu
Minggu, 26 Februari 2012 | 23:38 WIB
Kalo cuma bisa ngasih jawaban begitu sih ga perlu jadi mentri kaleee .....

karna bayar intenete sing murahan gadine lemot um wkkkwkwk

ne sing larang tah pasti banter...
ahahhaaj

Nyengir: PISS
mahavies,BLACK HEAVEN Guitaris. Senyum SEMANGAT ...

Dolan maring website pengguna kiye Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
21-01-2013, 10:49 AM
Posting: #14
RE: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
adong melu ngetes ning kene ....
miris ndeleng hasile....
ngosek
Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
Posting Balesan 


Maring Forum:


Hubungi Kami | Forume Wong Tegal lan Sekitare | Menduwur | Maring Konten | Mobile Version | Sindikasi RSS