Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kabar Gembira Outsourching akan Di Hapus
selamat pagi...mari kita ketawa di pagi hari krena mndptkan Kabar Gembira ini..girang

sehubungan dgn adanya demo buruh yg trjdi akhr2 ini ,pemerintah per tgl 1 maret 2012 akan mnghapus tenaga krja kontrak / outsourching jdi pegawai tetap dan menaikkan gaji UMR di indonesia sesuai lulusan sekolah yaitu:
-SD 2,250jt
-SMP 4,250jt
-SMA 6,250jt
-D3 8,250jt
_S1 16,250jt
Gaji tsb akan dbayarkan dlm bentuk "YEN" dgn ketentuan sbgai berikut ::
-YEN ana duite
-YEN presidene mbahmu Nyengir
-YEN wakile pakdhemu
-YEN mentri keuangan ne emak mu
-YEN ning tawang ono lintang
-YEN bs ngguyu ora usah di empeeet....qeqeqe
Dimana ada kesulitan, disitu ada kemudahan . Berusahalah....!!! pasti Kita mampu, kita Bisa...........!!!
FB'e Nyong
Reply
Guling-Guling Guling-Guling
kiye emut guyonane babeh.e enyong neng umah..
hadapi yang ada di depan-tatap masa depan
FB
Blog
Reply
ak olih kie sekang BM ning BBM


Pertanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan, tapi imajinasi.
(Albert Einstein, Fisikawan AS, 1879-1955)
Reply
YEN guyonan ya lebokna neng lawakan
WAR WER HAD JUST BEGUN


Ente nyamplong watu, ente tak samplong kembang.
Lan tak pastikna pote melu kegawa
Reply
kayonge wis tau di sms sing mirip kayak kiye Guling-Guling
aku WADON,aja dundang kang apamaning um
pesbuke nyong
Reply
#6
Walopun niate nglawak. Tapi pancen ana sing bener tentang outsourcinge

http://nasional.kompas.com/read/2012/01/...utsourcing
Code:
Inilah Putusan MK Soal Penghapusan "Outsourcing"!
JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Kostitusi (MK) mengabulkan sebagian uji materil UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan yang diajukan Didik Suprijadi, pekerja dari Alinsi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia (AP2ML). Dalam putusannya MK menilai, pekerjaan yang memiliki obyek tetap tak bisa lagi dikerjakan lewat mekanisme kontrak atau outsourcing.

Nantinya, pekerja-pekerja seperti Didik Suprijadi, yang inti pekerjaannya membaca meteran listrik, tidak dibenarkan dipekerjakan secara outsourcing karena obyek kerjanya tetap. Sistem outsourcing atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dengan menggunakan jasa perusahaan penyedia tenaga kerja hanya bisa dilakukan untuk pekerjaan yang objeknya tak tetap. Oyjek tak tetap contohnya pekerjaan pembangunan. Berikut isi lengkap amar putusan MK Nomor 27/PUU-IX/2011 itu:

• Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian;

• Frasa “…perjanjian kerja waktu tertentu” dalam Pasal 65 ayat (7) dan frasa “…perjanjian kerja untuk waktu tertentu” dalam Pasal 66 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279) bertentangan dengan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sepanjang dalam perjanjian kerja tersebut tidak disyaratkan adanya pengalihan perlindungan hak-hak bagi pekerja/buruh yang objek kerjanya tetap ada, walaupun terjadi pergantian perusahaan yang melaksanakan sebagian pekerjaan borongan dari perusahaan lain atau perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh.

• Menolak permohonan Pemohon untuk selain dan selebihnya;

• Memerintahkan untuk memuat putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya. Karena putusan MK ini, maka dua pasal yang ada di UU nomor 13 tahun 2003 itupun berubah dengan dihilangkannya kalimat 'perjanjian kerja waktu tertentu' dan 'perjanjian kerja untuk waktu tertentu.

'Bunyi dua pasal itu menjadi: Pasal 65 ayat 7 Hubungan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (6) dapat didasarkan atas perjanjian kerja waktu tidak tertentu apabila memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59.

Pasal 66 ayat 2 huruf b Perjanjian kerja yang berlaku dalam hubungan kerja sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dan/atau perjanjian kerja waktu tidak tertentu yang dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh kedua berlah pihak.

Sebelum dihapuskan, dalam dua pasal itu terkandung kalimat perjanjian kerja waktu tertentu dan perjanjian kerja untuk waktu tertentu. Dua frasa itu yang bermakna outsourcing sebelumnya disandingkan dengan kalimat pekerjanjian kerja waktu tidak tertentu.

Inti putusan MK ini artinya tak lagi memberi kesempatan pada sebuah perusahaan untuk memberikan pekerjaan yang sifat objeknya tetap meskipun itu bersifat penunjang seperti pengamanan, kurir dan lainnya. Alhasil, bank-bank yang saat ini banyak mempekerjakan teller atau costumer service menggunakan sistem outsourcing tidak dibenarkan lagi. (Prawira Maulana)

Sumber :Tribunnews
Share
Tweet
jaba dudu aku,ya koen oh sing mbangun tegal ^^
Reply
mengko sing otsorsingan tersinggung

mengko pada tukaran

walopun guyon sih


Nyengir
road to
6666th
Reply
setubuh karo um ibnu Nyengir
Pindah ning lawakan baen, ben saka awal ngerti ari guyonan. Es Teh
Nyengir Nyengir
Semuanya berawal dari hati
Semoga Allah selalu di hati ^_^
Reply
wes krungu suwe
tapi sipp wes Es Teh
Waktu bknlah uang melainkan sebuah kesempatan yG patut Qt pergunakan sebaik-baiknya
Reply
nyong mbuka, macane wis serius tingkat dewa, jebule kek kwe Guling-Guling
pesbuke nyong
Hargailah waktu, Manfaatkan waktu, karna semua tidak bisa terulang kembali
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)