Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sang Pengendara Motor Dermawan
Di tengah perjalanan Jogja-Tegal yang kulewati, datang dari belakang dengan kecepatan tinggi seseorang mengendarai kendaraan roda dua seperti aku. Seakan musuh bebuyutan dalam turnamen motor GP, kami saling mendahului satu sama lain. Menyusuri jalanan yang rusak dan berlubang dengan kecepatan tinggi, pengendara motor tersebut yang sekarang ada di depanku mengerem secara mendadak dan meme;ankan laju kendaraan bermotornya. Bukan karena ada razia polisi, motornya rusak, atau yang lainnya, pengendara motor yang tak kukenal namanya tersebut memelankan laju motornya karena tepat di depannya ada beberapa orang baris berdiri berjejer di tengah jalan untuk meminta sumbangan. Bukan karena tak mampu makan, atau tak mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga, mereka berdiri berjajar di tengah jalan untuk mengharapkan uluran tangan para pemakai jalan untuk membantu berupa dana untuk pekerjaan mereka mendirikan masjid yang belum selesai.

Kembali ke cerita si pengendara motor tadi, si pengendara motor tadi memelankan kendaraannya lalu mengeluarkan beberapa uang untuk disumbangkan ke orang-orang yang di tengah jalan tadi yang sedang berharap mendapat uluran tangan untuk penyelesaian pembangunan masjid.

Kurang lebih satu kilometer setelah peristiwa itu, aku dan si pengendara motor tadi kembali memacu kencang sepeda motor masing-masing. Kembali dia mendahului aku, bahkan sangkin kencangnya dia ambil arah kanan dan berusaha menyalip bus masih dalam kecepatan tinggi. Tiba-tiba dia terkejut lalu oleng, dia tak bisa mengendalikan kendaraannya lagi setelah motornya tiba-tiba melewati lubang-lubang lebar di jalan yang tak terlihat karena tergenang air. Si pengendara itu oleng dan langsung terjatuh, badannya berguling-guling di tanah, bus yang sedianya akan disalipnya terus saja memacu kencang kendaraannya, tak ada 1 meter jarang roda bus dengan tubuh pengendara motor yang jatuh tadi, bergeser satu meter lagi saja bakal lain ceritanya. Setelah terjatuh, dengan dibantu aku si pengendara motor itu bangkit lagi dan kembali meneruskan perjalanan.

Luar Biasa manfaat bersedekah, bisa menghindarkan atau mengurangi musibah atau hal-hal buruk yang sedianya akan terjadi. Subhanallah!
sumber blogku
Reply
#2
maca sepisan urung nyangkol
maca pindo ya urung nyangkol
Nyengir
saya suka siomay
Reply
merkabak subhanallah. Mantabs nemen ya.

Paragrape mlebune paragrap narative, tp kedawan, coba di rapikna sithik Nyengir

Nice story Es Teh
Semuanya berawal dari hati
Semoga Allah selalu di hati ^_^
Reply
nek aku sihh..mending kalem bae...mbokan ana apa2..

ura usahh banter2an kayong kesusu pan kebelet be'ol baen..

Nyengir
Nggak Seangkatan Asal Sejalan
Nggak Seumur Asal Akur
Nggak harus sependapat asal bawa manfaat
Boleh Bercanda Asal Tak Menghina
Nggak Mprovokasi Tapi Ngedukasi
Reply
ohh berati ngalami dewek? luar biasa :)

Purwokerto - Probolinggo juga jadi perjalanan motorku yang tak terlupakan :)
Reply
wis tak beneri, mangga diwaca maning sing durung nyangkol, bokan saiki wis bisa nyangkol Nyengir

olehe nulis wingi lagi kesel2e bubare perjalanan tegal jogja sih ya, dadi awagan PISS
Reply
tepat terjadi di depan mata saya um elank, tokoh aku neng crita kuwe ya aku kiye orang pertama, dudu nyritakna critane uwong Nyengir

subhanallah nemen lah pokoke kejadian kiye,

critane njenengan di share ow yen emang apik lan bisa dijukut pelajarane
Reply
sedekah kuwe memang wouow sekali....

bisa menyelamatkan diri kita dari musibah Josss
This is Real life, so. Deal with it.
Reply
#9
nyong pertama nangkepe kaya kiye :

ana wong salip2-an terus mandeg mein sumbangan
nah gara2 mandeg kuwe terhindar seka kecelakaan
soale ana sing pas salip2an jebule neng ngarep tiba..

coba angger miki ora mandeg deweke bakal tiba..

hehehe


Jebul e wonge ya tiba, tapi terhindar dari yang lebih thoh..
Nyengir
saya suka siomay
Reply
masya alloh,hebat nemen yakin
...[/code]Aja Sombong Ning Esih Mangan...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)