Posting Balesan 
 
Reting Dopokan:
  • 0 meon suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jamu Ibu Tjipto
29-02-2012, 09:02 PM
Posting: #1
Jamu Ibu Tjipto
Akhir pekan kemarin kami habiskan di Kota Tegal. Perjalanan Jakarta Tegal sungguh cukup menguras tenaga kami, sehingga saat menginjakkan kaki di kota ini kami langsung berpikiran untuk memulihkan tenaga untuk persiapan mengisi liburan akhir pekan ini. Saya bersama istri memutuskan untuk mencari toko jamu. Sesuai dengan saran Ibu saya, di Tegal ada pondok jamu yang cukup terkenal yakni di Pondok Jamu Ibu Tjipto.

Kami pun langsung meluncur kesana. Pondok Jamu tersebut sangat mudah ditemukan. Bangunan tersebut berdiri kokoh di Jalan Gurami No 31 Tegal. Namun cukup disayangkan, letaknya yang hanya 20 meter dari Jalur utama pantura dan dekat dengan klenteng Tek Hay Kiong ternyata belum mampu membuat pondok jamu ini ramai didatangi wisatawan luar kota. Kebanyakan konsumen yang datang adalah warga asli Kota Tegal.

Kedatangan kami disambut senyum ramah Pemandu Parkir. Jalan Gurami yang tergolong lengang membuat kami leluasa memarkir kendaraan kami. Menuju areal dalam Pondok Jamu, interior ruangan dirancang menyerupai sebuah bar lengkap dengan kursi tinggi. Tiga orang pramusaji siap melayani layaknya Barista di Starbucks, apabila anda baru pertama kali pergi ke sana, jangan sungkan untuk meminta saran Jamu apa yang cocok dengan keluhan. Mereka akan memberikan sebuah buku panduan produk – produk Ibu Tjipto yang menurut saya lebih mirip album foto. Semua jenis keluhan ada Jamunya, mulai dari Tujuh Angin untuk mengobati masuk angin, Pegel linu untuk capek, sampai jamu-jamu khusus perempuan. Karena tujuan kami untuk kebugaran, maka kami pilih Pegel linu dan Tujuh Angin.

Dari kejauhan saya mengamati areal “dapur” untuk meracik jamu-jamu tersebut. Para Pramusaji terlihat sangat cekatan dalam meracik jamu tersebut, mulai dari meracik menu utama yakni jamu yang dipesan sampai pemanis atau yang biasa disebut gurah. Perlu diketahui bahwa di Pondok tersebut bebas anggur yang mengandung alkohol, mereka menggunakan Gingseng sebagai penyegar.

Sekitar lima menit menunggu akhirnya pesanan kami sampai juga, sebuah nampan kecil yang terbuat dari rotan menjadi alas saji. Menu utama disajikan dalam sebuah batok kelapa. Minuman pemanis tersaji dalam gelas kaca kecil. Selain menu utama dan pemanis, kita juga akan diberikan sebuah permen untuk membantu menghilangkan rasa pahit setelah minum jamu. Di nampan itu juga disajikan bungkus jamu lengkap dengan tagihan berapa kita harus membayar. Harga jamu di Pondok Jamu Ibu Tjipto ini tergolong murah. Untuk dua jenis jamu, kami hanya menghabiskan uang sebelas ribu rupiah.

Sebenarnya saya sangat tertarik untuk tinggal lebih lama lagi di Pondok Jamu tersebut. Saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang perusahaan Ibu Tjipto yang sejak saya kecil sudah berdiri, namun keterbatasan waktu membuat kami tidak sempat menanyakannya.

Ndelen sing ngaku wong Tegal wis tau nginung jamu Tjipto durung?Medang
Bagi seorang muslim, menanam adalah ibadah. Apabila tanaman itu berbuah dan makhluk Allah memakannya maka pahala baginya. Bila tanaman tersebut meneduhkan dan menghasilkan oksigen yang dihirup makhluk Allah, maka pahala baginya.

Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
29-02-2012, 09:29 PM
Posting: #2
RE: Jamu Ibu Tjipto
ora seneng nginung jamu, senenge mung kunir asem karo jahe ngger lagi nyeri haid wouow
nang kota liane ana kedai jamu ibu tjipto ora yah?

Dolan maring website pengguna kiye Goleti kabeh postingan seka pengguna kiye
Add Thank You Kutip pesan kiye neng balesan
Posting Balesan 


Maring Forum:


Hubungi Kami | Forume Wong Tegal lan Sekitare | Menduwur | Maring Konten | Mobile Version | Sindikasi RSS